Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu RI Lakukan Supervisi dan Monitoring ke Bawaslu Kota Cirebon

Ketua Bawaslu RI Lakukan Supervisi dan Monitoring ke Bawaslu Kota Cirebon

CIREBON — Ketua Bawaslu Republik Indonesia, Dr. Rahmat Bagja, S.H., LL.M., bersama Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, H. Zacky Muhammad Zam Zam, S.Psi., M.M.Pd., melakukan kunjungan Supervisi dan Monitoring ke kantor Bawaslu Kota Cirebon, Selasa (16/9/2025). Kunjungan ini disambut oleh Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., bersama Anggota, Nurul Fajri, S.Pd.I., M.I.Kom., serta Plt. Koordinator Sekretariat, Dody Saleh Wahyudin, A.Md.

Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda nasional Bawaslu RI dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pengawasan Bawaslu di daerah, khususnya pada masa nontahapan Pemilu dan Pemilihan. Supervisi ini juga dimaksudkan untuk memperkuat koordinasi serta memastikan kesiapan kelembagaan dalam menghadapi tahapan-tahapan pemilu yang akan datang.

Dalam sesi diskusi bersama jajaran Bawaslu Kota Cirebon, Ketua Bawaslu RI menekankan pentingnya menjaga semangat integritas dan profesionalisme dalam menjalankan fungsi pengawasan, tidak hanya saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga pada masa jeda. Masa nontahapan dinilai krusial untuk konsolidasi kelembagaan dan penguatan kapasitas pengawas pemilu di tingkat lokal.

Ketua Bawaslu Kota Cirebon menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan memaparkan berbagai capaian serta tantangan yang dihadapi selama masa nontahapan. Ia juga menyampaikan bahwa Bawaslu Kota Cirebon terus berkomitmen menjaga kualitas pengawasan dan mendorong penguatan partisipasi masyarakat melalui pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara Bawaslu pusat, provinsi, dan kabupaten/kota dalam menciptakan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan terpercaya. Evaluasi kinerja menjadi landasan penting dalam membangun strategi pengawasan yang adaptif terhadap dinamika sosial dan politik di daerah.