Tekan Kerawanan Pemilu, Bawaslu dan Kwarcab Kota Cirebon Perkuat Sinergi Lewat Saka Adhyaksa Pemilu
|
CIREBON – Bawaslu Kota Cirebon resmi memperbarui kemitraan strategis dengan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Cirebon pada Rabu (21/10/2026). Langkah ini diambil guna memperkuat pendidikan politik, pengawasan partisipatif, serta pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) yang menyasar para pemilih pemula.
Ketua Kwarcab Kota Cirebon, Kadini, S.Sos., M.Ap., menegaskan pentingnya edukasi demokrasi bagi Pramuka Penggalang hingga Penegak. Tanpa pembekalan wawasan yang cukup, pemilih pemula rawan terpengaruh informasi yang tidak benar (hoaks) yang berpotensi memicu sikap golput atau enggan datang ke TPS pada pemilu mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kerja sama nontahapan ini merupakan bagian dari konsolidasi demokrasi dengan para stakeholder. Mengingat kelompok Pramuka mendominasi porsi pemilih pemula, pemutakhiran data pemilih dan pembentukan Saka Adhyaksa Pemilu menjadi krusial untuk memberikan kemanfaatan yang luas bagi masyarakat.
Anggota Bawaslu Kota Cirebon, Nurul Fajri, S.Pd.I., M.I.Kom., menambahkan bahwa Saka Adhyaksa Pemilu tidak hanya menjadi wadah edukasi wawasan kebangsaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menekan kerawanan pemilu. Mengingat Kota Cirebon kerap diwarnai sengketa hingga masuk dalam zona merah, pengawasan partisipatif dari Pramuka dan Kwarcab diharapkan mampu mengurangi potensi kerawanan tersebut.
Optimisme senada disampaikan Anggota Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd., yang mendorong anggota Pramuka untuk aktif memberikan kontribusi nyata dalam pengawasan partisipatif dan pemutakhiran data pemilih mutakhir. Selain itu, pembentukan Saka Adhyaksa ini juga diharapkan menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda secara berkesinambungan agar terhindar dari pergaulan yang negatif, tidak hanya ramai saat momentum pemilu saja. (Humas Bawaslu Kota Cirebon)