Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Cirebon Ikuti Pembinaan Pengelolaan Kehumasan

Bawaslu Kota Cirebon Ikuti Pembinaan Pengelolaan Kehumasan

BOGOR (17/11) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cirebon menghadiri kegiatan "Pembinaan Pengelolaan Kehumasan bagi Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2022". Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut diselenggarakan di Bumi Katulampa Convention Resort. Pembinaan Pengelolaan Kehumasan ini, Bawaslu Kota Cirebon diwakili oleh Staf Pelaksana Teknis Febrian Ramadhan Nugroho, S.Kom. dan Miftahudin, S.Pd.

Membuka acara Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat yang juga membidangi Koordinator Divisi Humas Drs. Harminus Koto, M.I.Kom. menyampaikan tentang dibuatnya kegiatan Pembinaan dan Pengelolaan Kehumasan ini. Humas harus mampu mengelola informasi secara bijak serta harus menyaring informasi sebelum disampaikan ke publik. Ia juga menjelaskan tentang teknik pengambilan video yang baik dan benar. Video harus memenuhi kriteria gambar yang jelas, suara yang jernih serta dikemas dengan sisi kreativitas. "Dengan segala keterbatasan yang ada, Humas Bawaslu Kabupaten/Kota harus bisa mengimbangi pesatnya kemajuan dunia digital saat ini. Selain sebagai citra lembaga, Humas juga merupakan jendela lembaga", ujarnya.

Sementara Sub Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Datin Andhika Pratama, S.IP., M.IP. mengingatkan agar Humas bisa lebih mencari sesuatu yang baru dan yang sedang digandrungi oleh netizen. "Kerja Humas harus dikemas sedemikian rupa agar masyarakat bisa menerima pesan yang disampaikan oleh lembaga. Dengan demikian Bawaslu Kabupaten/Kota bisa menjangkau ke semua sektor netizen berdasarkan lapisannya", terangnya.

Menurut pemaparan narasumber selaku Akademisi Universitas Bakrie dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. Herry Hermawan, S.Sos., S.S., M.Si. mejelaskan tentang "Peran Kehumasan dalam Peningkatan Citra Lembaga". Hubungan masyarakat dan strategi komunikasi yang efektif merupakan salah satu peran dalam tugasnya. Berikut 7 poin terkait Peran Humas untuk Bawaslu: 1). Organisasi Bawaslu, nirlaba; 2). Bekerja untuk pengembangan masyarakat; 3). Mempertahankan citra yang baik dan filantropis; 4). Meningkatkan kesadaran publik tentang visi, misi dan tujuan Bawaslu; 5). Membuat mekanisme umpan balik untuk program; 6). Menarik relawan; 7). Meningkatkan reputasi Bawaslu. Bahwasanya "Humas adalah proses komunikasi strategis untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan masyarakat", ucapnya.

Menambahkan informasi tentang kegiatan ini, Staf Humas Bawaslu Provinsi Jawa Barat Irfan Paturohman mengemukakan tentang Perangkat Pendukung yang harus dimiliki setiap Staf Humas antara lain: 1). Smartphone; 2). Kapasitas memori; 3). Kamera handphone; 4). Aplikasi penunjangn editing video; 5). Accessories pelengkap (gimbal, lighting, mic). Lainnya tema dalam pembuatan video di kelembagaan bawaslu seperti: Ceremonial, Edukasi kepemiluan, Edutainment pemilih, Partisipasi/ajakan masyarakat. "Untuk pengelolaan media sosial ditingkat Panwaslu Kecamatan, diperlukan peran Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memantau serta mengarahkan hal apa saja yang dapat diposting. Email Panwaslu Kecamatan, Bawaslu Kabupaten/Kota harus memiliki akses secara keseluruhan bilamana nanti Panwaslu Kecamatan usai, akun tersebut bisa terpelihara dan dapat digunakan kembali", imbuhnya.

Selanjutnya Direktur Eksekutif Komunikonten Hariqo Wibawa Satria, M.H.I. menyampaikan tentang Optimalisasi Publikasi Bawaslu untuk Menangkal Hoaks di Pemilu Serentak 2024. Ia pun memberikan pertanyaan dan tantangan kepada peserta tentang apa target pengelolaan web dan media sosial Bawaslu Jabar Tahun 2023 serta Kita (peserta) akan membuat 30 video durasinya 40 detik, materi seputar pengawasan pemilu setiap orang agar mengusulkan minimal satu judul video. "Kriteria yang tepat bagi pemegang media sosial adalah pastikan media sosial dikelola oleh tim yang memahami keamanan, kreativitas dan kolaborasi. Indikator sukses kegiatan Bawaslu antara lain Partisipasi, Pengorganisasian, Publikasi, Dokumentasi, Kepercayaan dan Dukungan Publik", pungkasnya. (Febrian Ramadhan Nugroho)

Editor: Febrian Ramadhan Nugroho