Bawaslu Kota Cirebon Serahkan Laporan Akhir Program SDMOD ke Bawaslu Republik Indonesia
|
JAKARTA – Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, S.Pd.I., M.Pd., menghadiri kegiatan penyerahan laporan akhir Program Kegiatan Divisi SDMOD (Sumber Daya Manusia dan Organisasi) Kabupaten/Kota ke Bawaslu Republik Indonesia pada Rabu (19/3/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan evaluasi dan hasil pelaksanaan program penguatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat kabupaten dan kota, yang telah dilaksanakan selama periode Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Acara penyerahan laporan tersebut dipimpin oleh Fereddy, S.E., yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Fereddy menyampaikan pentingnya evaluasi terhadap kegiatan SDMOD, yang merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas pengawas Pemilu di tingkat daerah. Laporan yang diserahkan mencakup berbagai program pelatihan dan penguatan yang dilakukan oleh Bawaslu di seluruh Kabupaten/Kota, termasuk Kota Cirebon.
Menurut Devi Siti Sihatul Afiah, laporan akhir yang diserahkan ini merupakan bagian dari komitmen Bawaslu Kota Cirebon dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pengawas Pemilu. Proses evaluasi ini akan menjadi dasar dalam perencanaan program peningkatan kualitas sumber daya manusia pengawas Pemilu pada Pemilihan yang akan datang. “Penting bagi kita untuk terus memperbaiki dan menyesuaikan pelatihan serta penguatan organisasi agar pengawasan Pemilu semakin efektif dan bermartabat,” jelas Devi.
Selain itu, Devi juga menekankan bahwa program SDMOD ini tidak hanya berfokus pada penguatan kapasitas pengawas Pemilu, tetapi juga untuk memastikan bahwa seluruh jajaran Bawaslu di tingkat daerah memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi tantangan pengawasan Pemilu yang terus berkembang. Dengan demikian, diharapkan pengawasan Pemilu bisa lebih berintegritas, adil, dan transparan.
Laporan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Bawaslu untuk memastikan bahwa pengawasan Pemilu berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang baik, serta untuk mengidentifikasi potensi perbaikan dalam menjalankan tugasnya. Setelah diserahkan ke Bawaslu Republik Indonesia, laporan tersebut akan dianalisis lebih lanjut untuk pengembangan program SDMOD ke depan, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kualitas pengawasan Pemilu di masa depan.