Ketua Bawaslu Kota Cirebon Dorong Kader Kohati Jadi Agen Pembaharu di Tengah Dinamika Politik dan Sosial
|
CIREBON — Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, S.H., S.Pd.I., M.Pd., menjadi narasumber dalam kegiatan Latihan Khusus Kohati (LKK) Nasional Cabang Cirebon yang digelar pada Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung dalam agenda Training Raya bertema “Agility Leadership: Menyiapkan Kader HMI sebagai Adaptor Perubahan dalam Eskalasi Politik dan Sosial Kontemporer”.
Dalam kegiatan itu, para kader Himpunan Mahasiswa Islam dan Korps HMI-Wati diajak memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta membangun karakter sebagai agen perubahan di tengah dinamika politik dan sosial yang terus berkembang. Devi menekankan pentingnya kepemimpinan strategis yang mampu menjawab tantangan zaman secara inklusif dan berorientasi pada akar rumput.
Menurut Devi, Kohati memiliki peran penting dalam merespons berbagai persoalan perempuan, khususnya di kalangan mahasiswa dan masyarakat secara umum. Selain itu, Kohati juga diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai insan cita sebagai landasan dalam mewujudkan masyarakat yang adil, demokratis, egaliter, dan beradab menuju masyarakat madani. Nilai tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan kesetaraan hak serta memperluas penyebaran pengetahuan di kalangan mahasiswi.
Ia menjelaskan, tujuan utama kaderisasi Kohati adalah menciptakan muslimah berkualitas insan cita yang mampu berdialektika, berpikir progresif, dan melakukan berbagai tindakan yang berdampak bagi masyarakat. Kader Kohati juga didorong menjadi agen pembaharu dalam pola organisasi maupun kehidupan sosial dengan mengedepankan kerja-kerja kelembagaan yang inklusif dan kolaboratif.
Dalam kesempatan itu, Devi turut menyoroti pentingnya mitigasi kekerasan terhadap penyelenggara pemilu. Bawaslu Kota Cirebon tengah menyiapkan langkah pencegahan melalui surat edaran tentang anti kekerasan dan akan menggandeng Lembaga Bantuan Hukum untuk memperkuat perlindungan bagi penyelenggara pemilu. Ia berharap kader Kohati dapat menjadi kontributor pembaharu dalam membangun kepemimpinan yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap perkembangan sosial-politik kontemporer. (Humas Bawaslu Kota Cirebon)