Lompat ke isi utama

Berita

Pemuda Berperan Penting Dalam Kualitas Kepemiluan

Pemuda Berperan Penting Dalam Kualitas Kepemiluan

CIREBON (29/10) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cirebon kembali menggelar kegiatan Diskusi Lintas Kepemiluan (Sultan) jilid ke - 3 dengan tema “Peran Penting Pemuda Dalam Pengawasan”. Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pemuda adalah harapan masa depan bangsa, pemuda juga yang dapat menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu Bawaslu mengajak Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Mahasiswa untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan yang dalam hal ini yaitu Pengawasan Partisipatif Pemilu.

Sebagai Pemantik Webinar Diskusi Lintas Kepemiluan (SULTAN), yaitu Supriyan, S.H. atau akrab yang disapa Ang Iyan selaku Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat (Humas), dan Hubungan Antar Lembaga (Hubal). Menurutnya dipundak pemuda bahtera yang bernama bangsa Indonesia dipertaruhkan. Sebagaimana mengutip apa yang diucapkan oleh Soe Hok gie aktivis keturunan Tionghoa “Hanya ada 2 pilihan, menjadi apatis atau mengikuti arus terhadap bangsa ini”. Dalam era globalisasi sekarang ini kontribusi pemuda dalam kepemiluan sangatlah dibutuhkan dan bukan malah bersikap acuh terhadap politik.

Sedangkan menurut Keynote Speech, Zaki Hilmi selaku Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Barat menjelaskan banyak faktor yang perlu dilakukan untuk mendorong peran aktif pemuda dalam kepemiluan. Diantaranya Bawaslu harus membangun mitra dengan para tokoh pemuda dengan edukasi dan advokasi, menciptakan pemilih yang cerdas, adanya langkah tindak lanjut dari peran aktif pemuda dengan cara pencegahan terjadinya kecurangan Pemilu dan sikap keberanian berupa pelaporan terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

Lebih lanjut melengkapi apa yang disampaikan Zaki Hilmi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Cirebon, Drs. Buntoro Tirto, A.P., M.H. yang menjadi salah satu narasumber kegiatan menjelaskan, pemuda merupakan subjek yang menjadi sasaran pembangunan kepemudaan bangsa yang meliputi individu, yaitu generasi muda yang berusia 18-35 tahun yang belum berada dalam wadah kegiatan kelompok kepemudaan dan organisasi kepemudaan. Kelompok, yaitu setiap pemuda yang berada dalam kelompok bakat, minat dan kepentingan lainnya. Lembaga, yaitu setiap pemuda yang berada dalam organisasi pemuda yang bersifat struktural dan memiliki kepengurusan berjenjang dengan regulasi yang tertib dan teratur. Dengan adanya pembagian tersebut diharapkan semua stakeholder bekerjasama dalam mendorong peran aktif pemuda dalam pengawasan.

Narasumber yang lainnya, Iwan Yohana yang akrab disapa Bung Iwan dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Cirebon memberikan pandangan sejarah kepemudaan di Indonesia dan bahwa pemuda perlu diberikan ruang untuk aktif dalam Pengawasan Pemilu diantaranya dengan cara mengajak siswa atau siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) diberikan pendidikan terkait kepemiluan. Lebih lanjut Bung Iwan memberikan apresiasi terhadap Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang merupakan salah satu program Bawaslu Kota Cirebon yang memberikan wadah terhadap para pemuda.

Menelaah apa yang sudah disampaikan narasumber lainnya, Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon, Rahmat Al Bayan memberikan masukan pada Bawaslu Kota Cirebon. Ia menuturkan perlu adanya gerakan partisipatif membangun kesadaran masyarakat dalam kepemiluan dan masih banyak pemuda yang kurang tertarik dalam kepemiluan. Ini merupakan Pekerjaan Rumah (PR) bersama yang harus dikerjakan demi terciptanya Pemilu yang berintegritas.

Sebagai penutup kegiatan SULTAN, Moderator acara Devi Siti Sihatul Afiah, S.Pd.I., M.Pd. selaku Komisoner Bawaslu Kota Cirebon menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Besar harapan pemuda dapat berkontribusi besar pada Pemilu dan Pemilihan mendatang. (Miftahudin)

Editor: Febrian Ramadhan Nugroho