Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Jabar Gelar Peningkatan Pengelolaan Kehumasan Melalui Podcast dan Medsos

Bawaslu Jabar Gelar Peningkatan Pengelolaan Kehumasan Melalui Podcast dan Medsos

BANDUNG (9/8) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Rapat Dalam Kantor Peningkatan Pengelolaan Kehumasan melalui Podcast dan Kanal Media Sosial bagi Bawaslu Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun 2022. Hadir dalam acara tersebut sebagai wakil dari Bawaslu Kota Cirebon yaitu Komisioner yang membidangi Kehumasan Supriyan, S.H., dan Staf Pelaksana Teknis Febrian Ramadhan Nugroho, S.Kom.

Membuka acara Abdullah, S.TP. mencermati surat edaran dari Bawaslu RI dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 serta PKPU Nomor 4 Tahun 2022 sebagai pedoman kita sekarang. Humas perlu aktif dalam publikasi tentang tahapan yang berjalan. Kerja Humas dalam melengkapi PPID juga harus sejalan agar masyarakat bisa melihat kerja apa saja yang sudah Bawaslu kerjakan. "Peningkatan kapasitas kehumasan salah satunya melakukan inovasi, namun tidak boleh bekerja sendiri melainkan perlu tim yang solid dan saling mengingatkan," ucapnya.

Sementara Koordinator Divisi Humas Bawaslu Provinsi Jawa Barat Drs. Harminus Koto, M.I.Kom. menyampaikan rencana kedepan Divisi Humas harus mempersiapkan Podcast ditiap-tiap Bawaslu Kabupaten/Kota. Baru sekitar 45% Bawaslu Kabupaten/Kota yang sudah menjalankan Podcast meskipun kini sudah tidak rutin. Rencana Podcast ini hadir untuk menyemarakan tahapan pemilu. "Kita perlu melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mereka tahu tentang kerja Bawaslu serta mengajak untuk bersama-sama melakukan pengawasan khususnya ditiap tahapan", ringkasnya.

Lebih lanjut Zaki Hilmi selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Provinsi Jawa Barat mengingatkan tentang pengetahuan divisi kehumasan. Bukan alasan lagi ketika tahapan berjalan namun tidak mengerti akan hal tersebut. Dalam tahapan pengisian Sistem Informasi Partai Politik (Sipol), humas perlu juga mengetahui kerja divisi lain yang nantinya hasil dari pencermatan tersebut bisa disampaikan ke publik. "Melalui kerja humas hasil kerja dari tiap divisi bisa di eksekusi untuk pengetahuan masyarakat luas", imbuhnya.

Lainnya Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Jawa Barat Yulianto, S.H., M.H. menjelaskan tentang kerja-kerja humas di Bawaslu merupakan cerminan dari wajah Bawaslu. Kerja Bawaslu bersifat kolektif kolegial dimana masing-masing divisi mempunyai hasil kerja kemudian di publish melalui kehumasan, yang setelahnya merupakan kerja Bawaslu secara kelembagaan. "Terbitnya berita atau postingan di Media Sosial yang sebelumnya hasil kerja divisi berubah menjadi cerminan kelembagaan ketika data tersebut diterbitkan. Terkait dengan kehumasan harus berhati-hati dalam menyampaikan berita kepada publik", tegasnya.

Berikutnya Koordinator Divisi Hukum dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Barat H. Yusup Kurnia, S.IP., S.H. mengatakan tentang kinerja humas. Seperti yang kita ketahui tentang Koordinator Divisi Humas Bawaslu Jawa Barat yang baru menduduki jabatan tersebut, ia mempunyai rencana-rencana akan pengembangan humas khususnya di era digital ini. "Podcast yang semakin marak di media sosial akan kita rambah untuk bisa menggali ilmu ataupun sebagai sarana pembelajaran kepemiluan untuk masyarakat. Bawaslu Kabupaten/Kota harus mempersiapkan Podcast dengan terencana agar hasilnya bisa maksimal", jelasnya.

Lebih jauh Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Provinsi Jawa Barat Drs. H. M. Wasikin Marzuki mengungkapkan impian Bawaslu untuk membuat Podcast yang baik dan semenarik mungkin. Kreativitas humas akan diuji ketika hasil Podcast itu tayang ke masyarakat luas. "Perlu di ingat dalam Podcast suasana dalam pembuatan harus semenarik mungkin agar penonton tertarik dan akan menyimak lebih lama lagi atas apa yang disampaikan", ungkapnya.

Sejalan dengan sambutan sebelumnya, Koordinator Divisi Penindakan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Jawa Barat Sutarno, S.H. menuturkan tentang kerja Divisi Kehumasan dapat membingkai tugas-tugas di Bawaslu, terkait itu bahwa Kehumasan atau Divis Humas semakin menguatkan kebersamaan bawaslu.Selain itu humas wajib meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam menyampaikan pesan-pesan kelembagaan dalam konteks semua divisi. "Seperti contoh dalam menonton YouTube baik video panjang ataupun short video, kita bisa mencari insipirasi yang menarik dari konten yang sudah ada", tuturnya.

Bawaslu Provinsi Jawa Barat menghadirkan narasumber Drs. Ruspandu, ia menjelaskan tentang Strategi Pengelolaan Kehumasan dengan Menggunakan Media Sosial Podcast dan Tiktok. Ia menjelaskan ada 6 strategi humas agar sukses dalam pembuatan konten, diantaranya: 1) Audit media sosial; 2 Tetapkan target audiens; 3) Teliti target audiens; 4) Tentukan strategi konten; 5) Buatlah konten dengan baik; 6) Pantau, ukur dan maksimalkan. "Dalam penerapan strategi, humas harus fokus dan konsisten akan apa yang sudah direncanakan", ujarnya.

Menutup acara Kepala Bagian Humas Datin Angga Novi Nugraha, S.STP., M.Si. memaparkan tentang cara kerja sistem Podcast. Selain narasumber dan host, juga memerlukan peralatan penunjang seperti kamera, audio, lighting dan sebagainya. Lainnya ada juga pemaparan yang disampaikan melalui Instrument Pengelolaan Kehumasan yang sudah dikirimkan ke email Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Acara ditutup dengan simulasi Podcast yang di perankan oleh perwakolan Bawaslu Kabupaten/Kota. (Febrian Ramadhan Nugroho)

Editor: Febrian Ramadhan Nugroho