Lompat ke isi utama

Berita

Ditengah PPKM, Bawaslu Kota Cirebon Gelar Rapat Daring

Ditengah PPKM, Bawaslu Kota Cirebon Gelar Rapat Daring

CIREBON (6/7) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cirebon mengadakan Rapat Internal yang dihadiri oleh Komisioner dan Staf Sekretariat. Sebagaimana telah diinformasikan oleh Ketua Bawaslu Kota Cirebon, Mohamad Joharudin, S.Pd., M.Pd., atau yang biasa dipanggil Ang Jo bahwa selain Rapat Internal juga sebagai ajang pemantauan kondisi staf sekretariat. Ia menuturkan bahwa dalam kondisi sekarang, Kota Cirebon masuk ke dalam assessment 4 sehingga wajib menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selaras dengan Surat Edaran (SE) Bawaslu Republik Indonesia No. 27 Tahun 2021 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Wilayah Jawa dan Bali.

Selain menjelaskan tentang SE Bawaslu RI, Ang Jo menyampaikan bahwa dalam kondisi darurat seperti ini, Bawaslu Kota Cirebon harus tetap menunjukan eksistensinya meski Work From Home (WFH). Melalui Petunjuk Teknis (Juknis) dan Pembagian Kelompok Penulisan Berita yang telah dibuat, diharapkan staf sekretariat bisa bertanggungjawab serta menulis berita minimal 1 berita tiap pekan yang dilakukan oleh masing-masing divisi. Lainnya, Ia menyampaikan pada pekan ini rencana yang akan dilakukan adalah membuat acara Webinar Diskusi Lintas Kepemiluan (SULTAN), diharapkan staf sekretariat bisa bekerjasama meski dilakukan dari rumah. Terkait mengenai apresiasi yang akan diberikan pada peserta yakni seperti E-Certificate dan pengganti pulsa, namun tetap tergantung ketersediaan anggaran.

Menambahkan apa yang telah disampaikan oleh Ang Jo, Komisioner Bawaslu Kota Cirebon, Devi Siti Sihatul Afiah, S.Pd.I., M.Pd., atau yang biasa dipanggil Yu Devi, Ia mengutarakan pendapat dan dukungan pada kegiatan SULTAN yang akan digelar pekan ini. Yu Devi mengingatkan pada semua staf sekretariat agar tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan di masa pandemi sekarang ini, tuturnya. Meski kegiatan daring hanya dihadiri oleh 11 peserta, namun poin-poin yang disampaikan pada peserta sedikit banyak merupakan tugas pokok yang sudah biasa dilakukan. (Febrian Ramadhan Nugroho)

Editor: Febrian Ramadhan Nugroho